tak ada lagi tawa mu
tak ada lagi senyuman mu
tak ada lagi kata-kata Indah Darimu
Semua Terdiam Dan termangu
Hanya Air mata Yang menetes Di pipimu
Hapuslah Air matamu itu
Padamu kuucapkan sejuta terima kasih
Karenamu tinggalkan kenangan
Yang tak Pernah Terhapuskan
Kaulah pelipur hati disaat lara
Temanku, disaat suka dan duka
Sejuta kenangan indah
Kala canda tawa kita . . . . .. . . . .
Karenamu tinggalkan kenangan
Yang tak Pernah Terhapuskan
Kaulah pelipur hati disaat lara
Temanku, disaat suka dan duka
Sejuta kenangan indah
Kala canda tawa kita . . . . .. . . . .
Bersamamu Ku lepas semua beban
bersamamu ku lepas semua Duka
Bersamamu Ku simpan Semua Suka
Ku tak kuasa melihat semua ini
Ku tak mampu melihat air mata mu
Yang terus menetes
Hingga luluhkan hatiku
Haruskah kuteteskan airmata ini
Haruskan kupeluk kau dan tak pernah
Kulepas lagi
Hanya kaulah sang Sahabat.
Ku tak mampu melihat air mata mu
Yang terus menetes
Hingga luluhkan hatiku
Haruskah kuteteskan airmata ini
Haruskan kupeluk kau dan tak pernah
Kulepas lagi
Hanya kaulah sang Sahabat.
Hati yang dulu mampu tersenyum..
Kini hanya terharu dan pilu
Mengapa ini semua
Begitu cepat berlalu
Dulu kita pernah belajar bersama
Bermain bersama
Kini kita harus meniti jalan sendiri-sendiri
Untuk menyebrang ke . . . . .
Kini hanya terharu dan pilu
Mengapa ini semua
Begitu cepat berlalu
Dulu kita pernah belajar bersama
Bermain bersama
Kini kita harus meniti jalan sendiri-sendiri
Untuk menyebrang ke . . . . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar